Teknik Cut Defensive dalam Tenis Meja

Teknik Cut Defensive dalam Tenis Meja – Tenis meja tidak selalu masalah serang dengan smash, tapi juga bertahan. Diantaranya ialah tehnik kembalikan bola seperti style membacok dalam tenis meja adalah cut defensive.

Cut defensive dilaksanakan jika seorang pemain dalam kembalikan bola memakai style slice (membacok) dan umumnya menanti sampai bola musuh tiba dengan kemampuan dan kecepatan paling akhir.

Adapun tehnik cut defensive ini terdiri jadi dua jenis, yaitu forehand cut defensive dan backhand cut defensive. Berikut penuturannya!

Teknik Cut Defensive dalam Tenis Meja

Teknik Cut Defensive dalam Tenis Meja

Forehand Cut Defensive

Mencuplik dari Riwayat, Tehnik dan Macam Latihan Pingpong (Tenis Meja) kreasi Guntur Firmansyah dan Didik Hariyanto, status yang bagus di dalam lakukan forehand cut defensive ialah tubuh menghadap menuju hadirnya bola dengan kaki kiri di muka, kaki kanan ada di belakang.

Seterusnya, muka dan tubuh menghadap menyerong ke meja, lutut sedikit dibengkokkan, tubuh cukup membungkuk, dan berat tubuh bertopang pada kaki kanan.

Lalu, bet diangkat sampai atas pundak, pergelangan tangan tidak dibengkokkan ke segalah arah sampai gagang bet cukup menghadap tanah.

Setelah bola dekat pemain, tangan mulai diayunkan di depan, ke bawah, dan ke kiri.

Sesudah bet melekat pada bola, ayunan di depan dan ke bawah masih berjalan, ditambahkan gerak pinggang dari kanan ke kiri dan pergelangan tangan turut membuat pergerakan spin.

Pada kondisi itu, sendirinya berat tubuh berpindah ke kaki kiri dan tubuh kembali menghadap meja.

Backhand Cut Defensive

Sikap tubuh saat akan lakukan tehnik backhand cut defensive ini tetap menghadap menuju hadirnya bola.

Untuk lakukan backhand cut defensive, status kaki kanan di muka sedang kaki kiri ada di belakang.

Sikap tubuh menyerong pada meja dan cukup membungkuk, lalu lutut dibengkokkan dengan santai dan berat tubuh ada pada kaki kiri.

Selanjutnya status bet diangkat ke atas pundak atau dapat semakin, pergelangan tangan tidak dibengkokkan ke semua arah sampai gagang bet menghadap ke tanah.

Sesudah bola dekat pemain, lengan mulai diayunkan di depan dan bawah. Sesudah bet melekat pada bola, ayunan di depan bawah cukup serong ke kanan ditambahkan gerak pinggang dari kiri ke kanan dan pergelangan tangan turut membuat pergerakan backspin.

Sendirinya berat tubuh berpindah ke kaki kanan dan tubuh kembali menghadap meja.

Adapun pergerakan backhand cut defensive itu cukup singkat waktunya karena terhambat oleh tubuh.